Home | Profil | Potensi Daerah | Link | Site Map |
 
 
  Market Online | Buku Tamu | Polling | Hubungi Kami
 
Galeri Foto
Statistik Pertanian
Agenda Kegiatan
Informasi Pasar
Berita

 




 
Bagaimana menurut pendapat Anda mengenai tampilan situs Dinas Pertanian Kab. Sumbawa yang baru ini ?
Bagus Sekali
Biasa Saja
No comment

Lihat Hasil Polling


PENGEMBANGAN SILO JAGUNG DI KABUPATEN SUMBAWA
Rabu, 23 Juni 2010, 10:02 WIB

                             
                           
                               
                                                Silo Jagung,
                                    berlokasi di Desa Labangka
                       Kecamatan Labangka Kabupaten Sumbawa
 
                               
                               
                               
                       Penanganan pasca panen jagung di Labangka
 
        Kabupaten Sumbawa dengan luas wilayah 664.398 Ha, memiliki potensi lahan untuk pertanian seluas 288.033 Ha (43,35 %) terdiri dari : Sawah 46.873 Ha (7,06 %), pekarangan 20.159 Ha (3,03 %), tegalan/kebun 59.000 Ha (8,88 %), ladang/huma 9.883 Ha (1,49 %) dan sementara tidak diusahakan 25.937 Ha (3,90 %).

         Produksi jagung pada tahun 2009, berdasarkan Data Angka Sementara 2009 sebesar 101.438 ton dengan luas panen 27.242 Ha dan produktivitas 37,24 Kw/ Ha. 

          Sebagai kabupaten penghasil jagung pipilan kering sebesar 101.438 ton dengan penduduk sebesar 413.869 jiwa, Kabupaten Sumbawa telah mampu memenuhi kebutuhan pangan akan jagung dari produksi dalam daerah.  Kabupaten Sumbawa sebagai penghasil jagung, telah mampu mengirim jagung ke luar daerah, bahkan telah mengekspor jagung sejak  tahun 2007 ke Malaysia sebanyak 2.000 Ton.

         Kabupaten Sumbawa telah surplus jagung, namun berdasarkan potensi yang ada produksi dan produktivitas jagung di Kabupaten Sumbawa masih sangat dapat ditingkatkan.

        Tahun 2010, luas tanam tanaman jagung di Kabupaten Sumbawa keadaan sampai dengan Bulan Maret  2010 seluas 23.241 Ha dan luas panen seluas  3874 Ha. Seperti halnya beberapa kabupaten di  Indonesia Bagian Timur pada tahun ini, mengalami elnino, yang menyebabkan adanya puso, sehingga tercatat data puso jagung keadaan sampai dengan Maret 2010      sebesar 4.724 Ha. Berdasarkan jumlah tanaman yang ada, dapat diprediksi akan panen pada Bulan April sampai dengan Bulan Juni 2010 seluas 14.643 Ha.

       Minat petani Kabupaten Sumbawa menanam jagung meningkat cukup pesat, pada tahun 2008 luas panen jagung sebesar 16.047 Ha, produksi 52.530 ton dengan produktivitas 32,74 Kw/ Ha meningkat menjadi luas panen sebesar 27.242 Ha, produksi 101.438 ton dengan produktivitas 37,24 Kw/ Ha pada tahun 2009.  Peningkatan produksi pada tahun 2009 tersebut (101.438 ton) sebesar 93,11 % dari produksi tahun 2008 sebesar 52,530 ton. Peningkatan luas tanam tanaman jagung pada tahun 2009 menjadi 27.242 Ha dari 16.047 Ha pada tahun 2008 adalah sebesar 69,77 %.

Kecamatan Labangka, yang salah satu desanya adalah Desa Labangka   merupakan kecamatan penghasil jagung terbesar di Kabupaten Sumbawa.   Kecamatan Labangka pada Tahun 2009, ”memiliki potensi” : luas panen sebesar 9.551 Ha, produksi 36,334 Ton dan dengan produktivitas 38,04 Kw/ Ha.

Melihat potensi Kecamatan Labangka yang sedemikian besar,  Kacamatan Labangka telah difasilitasi paket alat dan mesin pasca panen jagung yang terintegrasi untuk proses pemipilan, pengeringan dan penyimpanan jagung (silo jagung).

Silo jagung tersebut  telah diserahterimakan kepada Gapoktan Liang Dewa Desa Labangka  Kecamatan Labangka.  

Gapoktan Liang Dewa merupakan salah satu gapoktan yang ada di  Kecamatan  Labangka, masih merupakan gapoktan dengan Kriteria Dasar, sumber daya manusia (sdm) masih relatif memiliki skil/ keahlian yang rendah dalam pengelolaan silo jagung dan pengelolaan kelembagaan gapoktan masih relatif belum berkembang,

Terkendala oleh beberapa hal tersebut di atas, menyebabkan silo jagung di Kabupaten Sumbawa belum beroperasional sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah.

Pemerintah, baik pemerintah kabupaten, provinsi bahkan terutama pusat telah, sedang dan akan  banyak berupaya untuk kemajuan perkembangan silo jagung ini.  

Pada tahun ini (2010), pemerintah pusat melalui dana APBN, tepatnya dana tugas pembantuan melakukan kegiatan khusus dengan sasaran silo jagung di Kabupaten Sumbawa, dengan besar dana Rp. 300.000.000,-.

Kegiatannya adalah : “kegiatan pengembangan pengeringan dan penyimpanan jagung (silo Jagung) di Kabupaten Sumbawa”.

Dalam kegiatan ini terdapat sub-sub kegiatan, antara lain :

  • Penguatan Modal Usaha Kelompok (PMUK), sebesar, Rp.190.700.000,- (seratus sembilan puluh juta tujuh ratus ribu rupiah)
  • Bimbingan teknis, untuk pengembangan SDM
  • Pendampingan oleh Site Manager.

       Semoga dengan adanya kegiatan ini, dan dengan kerja keras dari petugas-petugas Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa baik yang ada di kabupaten maupun kecamatan, petugas-petugas Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB serta seluruh stake holder silo jagung di Kabupaten Sumbawa dapat beroperasional sesuai yang diharapkan, sehingga pendapatan dan kesejahteraan petani jagung di Kabupaten Sumbawa pada umum dan petani jagung di Labangka khususnya dapat meningkat.

 

 




 
Selasa, 7 September 2010
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
Kepala Dinas beserta Segenap Karyawan dan Karyawati Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa Mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H, Mohon maaf Lahir dan Batin".
Selengkapnya....

 
Jum'at, 10 September 2010
Total Pengunjung : 156614


<

September '10

>

M

S

S

R

K

J

S

 

 

 

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

 

 




 
Pemantauan Harga Komoditi Pertanian
Minggu II Bulan Agustus 2010
Kecamatan Sumbawa
NoKomoditasHarga
1Beras IR 647000
2Beras Ciherang7000
3Jagung Kuning Kering2500
4Jagung Putih Kering
5Kedele Lokal8000
6Kacang Tanah Ose 7 mm15000
7Kacang Tanah Glondong
8Kacang Hijau13000
9Ketela Pohon
10Ketela Rambat
11Gabah IR 643100